Minggu, 10 September 2017

Cara Dan Teknik Mengobati Amnesia

Cara Dan Teknik Mengobati Amnesia


Periset di Massachusetts Institute of Technology menemukan cara untuk mengembalikan kenangan orang-orang yang telah hilang.Studi terbaru ini menutup pertanyaan penelitian terdahulu mengenai penyebab amnesia retrograde, ketidakmampuan seseorang untuk mendapatkan kenangan masa lalu. Sebelumnya, para ilmuwan menduga bahwa penyebab amnesia jangka panjang adalah kerusakan parah pada bagian otak tertentu, sehingga ingatan tidak dapat dipulihkan.Sebelum penelitian ini dikembangkan, telah diperkirakan bahwa neuron di otak akan "menyala" selama proses mengingat, menyebabkan perubahan kimiawi di otak.Berbekal itu, peneliti sekarang percaya bahwa jika ada stimulus berupa rasa, bau atau suara yang diberikan kepada penderita amnesia, maka stimulator tersebut mampu mengaktifkan kembali neuron yang disebut sel engram.Tim peneliti MIT yang dipimpin oleh Susumu Tonegawa mencoba membuktikannya. Penelitian dilakukan pada tikus. Awalnya, mereka menambahkan protein ke neuron di hippocampus, bagian otak yang menyimpan memori. Intinya, agar neuron bisa diaktifkan dengan cahaya.Dari situlah, tampaknya hubungan antara neuron di hippocampus akan diperkuat saat proses mengingat sedang terjadi. Setelah itu, para peneliti mencoba melihat apa yang akan terjadi jika prosesnya tidak dilakukan. Mereka menambahkan senyawa anisomisin yang menghambat sintesis protein di jembatan neuronal. Akibatnya, tidak ada sidik jari yang tercatat.Ini menunjukkan bahwa meskipun neuron yang mempertahankan memori tetap berada di hippocampus, otak tidak dapat mengaksesnya kecuali jika dibantu oleh teknik optogenetik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar