Sabtu, 16 September 2017

Berbagai Cara Mencegah Penyakit Polio

Berbagai Cara Mencegah Penyakit Polio 


Virus polio menyerang seluruh tubuh (termasuk otot dan sistem saraf) dan dapat menyebabkan kelemahan otot permanen dan kelumpuhan total dalam beberapa jam. Penularan virus polio bisa dari mulut penyemprotan air liur, bisa juga dari pasien polio tinja. Beberapa cara untuk mencegah penyakit polio:
Imunisasi terhadap poliomielitis biasanya dilakukan saat bayi atau anak-anak. Ada dua jenis vaksin polio: vaksin salk (vaksin polio yang tidak aktif) dan vaksin sabina (vaksin polio aktif). Pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh, vaksin sistem kekebalan tubuh bisa menyebabkan polio.Saat memasak air harus mendidih dengan sempurna. Dengan suhu tinggi dapat dengan cepat mematikan virus polio, sebaliknya, jika negara beku atau virus dengan suhu rendah bisa bertahan selama bertahun-tahun.Biasakan hidup sehat, Sanitasi dan pembersihan yang baik.

Masak air sampai mendidih

Ini dimaksudkan untuk membunuh virus penyebab polio. Virus ini bisa bertahan dalam suhu rendah dalam air baku, misalnya.

Makan makanan sehat

Konsumsi makanan sehat mengandung nutrisi dan vitamin. Asupan gizi Anda bisa mencegah penyakit polio dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Bersihkan sanitasi secara teratur

Perhatikan sanitasi yang ada di rumah Anda. Kebersihan ini harus segera dibersihkan atau dibersihkan agar debu, kotoran dan kuman tidak menumpuk. Terkadang virus polio ini juga sedang nested didesinfeksi.Imunisasi atau pemberian vaksin polio dapat meminimalkan infeksi poliovirus. Anak-anak, wanita hamil, dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah sangat rentan terhadap poliomielitis jika tidak ada program imunisasi atau tidak ada sistem sanitasi yang bersih dan memadai. Orang yang tidak divaksinasi berisiko tinggi terkena polio.

Faktor yang bisa menyebabkan polio:

- Menurunnya sistem kekebalan tubuh- tinggal di rumah dengan orang-orang dengan poliomielitis- telah menjalani operasi pengangkatan amandel- Perjalanan ke daerah di mana poliomielitis tetap umumOrang dewasa yang harus menerima serangkaian vaksin polio adalah mereka yang belum divaksinasi atau status vaksinasi tidak jelas. Dosis vaksinasi terhadap poliomielitis pada orang dewasa adalah dua dosis pertama dengan interval antara 1-2 bulan dan dosis ketiga antara 6-12 bulan setelah dosis kedua. Beberapa orang yang mendapatkan vaksin polio mungkin mengalami alergi. Jika setelah mendapat suntikan alergi, konsultasikan dengan dokter segera.
Itu artikel kesehatan tentang bagaimana mencegah polio. Ini bisa bermanfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar